Home » Gadget Terbaru » Tifatul Sambut Menkominfo Singapura dengan Pantun

Tifatul Sambut Menkominfo Singapura dengan Pantun

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, Singapura merupakan saudara tua Indonesia. Untuk itu, dia berharap kedatangan Menteri Informasi dan Komunikasi Singapura Yacob Ibrahim dapat mempererat tali silaturahmi kedua negara.
 
“Bukan ladang sembarang ladang, di tengah ladang banyak jerami. Kita datang bukan sembarang datang, kita datang untuk silahturahmi,” ujar Tifatul berpantun, di Hotel Ratu Bidakara, Serang, Banten, Selasa 6 Maret 2012 malam. 
 
Ditambahkan dia, Indonesia dan Singapura masih satu rumpun. “Singapura bukan hanya Negara tetangga, tapi sudah seperti saudara tua, saudara serumpun. Kedepannya, diharapkan ada hubungan yang lebih baik lagi antara dua Negara dari berbagai sektor, baik sosial, budaya dan ekonomi,” tambahnya.
 
Kedatangan Yacob ke Indonesia bersama Pimpinan Ormas Al Irsyad Damanhuri Abbas dan CEO Temasek Foundation Benedict Cheong, untuk launching Mathlaul Anwar Global School di Menes, Pandeglang, Banten yang dilangsungkan hari ini.
 
“Kehadiran saya adalah bagian dari program kerjasama antara Mathlaul Anwar dari Indonesia dan Al-Irsyad Singapura yang melibatkan pula Temasex Foundation Singapura dalam  bidang pendidikan,” terang Menteri Informasi dan Komunikasi Singapura Yacob Ibrahim, Rabu (7/3/2012).
 
Ditambahkan dia, hubungan kerjasama Indonesia dan Singapura sudah terbangun lama. Melalui kunjungan itu, Yacob coba menjalin lebih erat komunikasi kedua negara dalam bidang pendidikan.
 
“Kerjasama ini refleksi dari hubungan kerjasama dua Negara yang kuat, antara Singapura dan Indonesia. Diantaranya, kerjasama projek diberbagai bidang, pendidikan adalah hal yang penting untuk menciptakan generasi mendatang yang lebih baik,” tambah Yacob.
 
Ketua Perguruan Mathlaul Anwar (MA) Pusat Jihadudin menambahkan, kerja sama Mathlaul Anwar dan Singapura bertujuan untuk peningkatan kualitas pendidikan berbasis internasional.
 
“Kerja sama yang dibangun dalam peningkatan kualitas pendidikan ini, lebih kepada manajemen sekolah dan peningkatan SDM pengajarnya. Dimulai dengan peletakan batu pertama Mathlaul Anwar Global School,” kata Jihadudin.
 
Sementara itu, Principle Consultan Madrasah Al-Irsyad Singapura, Damanhuri Abas mengatakan, kerjasama yang dibangun antara MA dan Al-Irsyad Singapura tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas manajemen pendidikan serta SDM tenaga pendidiknya.
 
“Kami nanti memberikan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga pengajar Indonesia ke Singapura. Begitu juga dari aspek manajemen operasional sekolah,” kata Damanhuri Abas.
 
Ditambahkan dia, Al-Irsyad Singapura dan Temasex akan memberikan dan menyiapkan manajemen proyek, konsultansi dan tenaga ahli untuk memodernisasi pendidikan MA. Seperti dengan menyediakan seluruh perangkat lunak IT untuk MA.
 
Serta dengan peningkatan kapasitas guru, peningkatan mutu dan modernisasi kurikulum, penerapan best practices dalam pendidikan, Penguatan tata kelola dan manajemen pendidikan, pemantauan perencanaan dan perlaksanaan proyek selama lima tahun. (tyo)

Sent from Indosat Internet

pantun teknologi terbaru