0

Anak Beruang Mati Akibat Kutub Utara Mencair

WASHINGTON - Induk beruang kutub memaksa anak-anaknya untuk berenang dengan jarak yang jauh ketika kutub utara mencair. Hal ini bertujuan untuk mencari habitat yang baru. Tapi, ini menyebabkan banyak anak beruang mati ketika perjalanan tersebut.

Beruang kutub berburu, makan dan berkembang biak diatas es atau di daratan dan aktivitas tersebut tidak pernah dilakukannya di dalam air. Laporan sebelumnya mencatat individu hewan yang berenang ratusan kilometer untuk mencapai sebuah daratan es atau tanah yang baru menunjukan adanya risiko lebih besar pada anak beruang kutub untuk mati.

“Perubahan iklim dapat menarik lautan es keluar dari bawah beruang kutub dan memaksa beberapa dari mereka untuk berenang lebih jauh untuk menemukan makanan dan habitat yang baru,” jelas Geoff York dari World Wildlife Fund, seperti dikutip Straits Times, Selasa (19/7/2011).

York menambahkan ini adalah pertama kalinya mereka berenang lama dan telah diukur secara kuantitatif, mengisi celah pada latar belakang sejarah untuk spesies Kutub Utara ternama tersebut.

Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan satelit dan melacak beruang kutub betina yang dilengkapi dengan 68 GPS pada rentan waktu 6 tahun. Dari tahun 2004 hingga 2009 peneliti sudah memantau bahwa beruang berenang dengan jarak 48 km per hari.

“Terdapat 50 perjalanan jarak jauh beruang dengan cara berenang dengan melibatkan 20 beruang kutub dengan jarak tempuh hingga 686 km dan dengan durasi 13 hari,”ungkap Konfrensi Internasional Asosiasi Beruang di Ottawa, Kanada.

Penelitian ini menemukan selama perjalanan tersebut 11 anak beruang kutub mati karena tidak bisa bertahan. Ini mewakili 45 persen angka kematian pada anak beruang kutub. Sedangkan pada induk beruang ada beberapa yang mati dengan tingkat angka 18 persen.

Ini menunjukan bahwa, efek global warming yang menyebabkan kutub es mencair dapat menyebabkan ancaman pada kelangsungan makhluk hidup disana dengan risiko kepunahan. (tyo)

Filed in: Lain-lain Tags: , , , , , ,

Related Posts

Bookmark and Promote!

Leave a Reply

Submit Comment

© 2014 Teknologi Terkini. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.