Home » Gadget Terbaru » Aksi Lempar BB Terjadi Karena Pemerintah Takut Asing

Aksi Lempar BB Terjadi Karena Pemerintah Takut Asing

JAKARTA – Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI) bakal menggelar aksi demo lempar BlackBerry yang akan berlangsung setelah natal dan tahun baru. Beberapa orang mengklaim aksi tersebut sebagai wujud nasionalisme, yang lain mengatakan nasionalisme buta.

Menurut Asmiati Rasyid, Director Center for Indonesian Telecommunications Regulation Study (CITRUS), kejadian ini adalah bentuk kekecewaan konsumen terhadap ketidakberanian pemerintah dalam menghadapi perusahaan asing seperti Research in Motion (RIM).

“Mestinya pemerintah lebih pede (percaya diri) pada perusahaan asing. Mungkin karena pemerintah makan uang orang, mereka jadi tidak berani terhadap asing,” kata Asmiati, di gedung Jakarta Media Center, Rabu (4/1/2012).

Menurutnya seharusnya pemerintah meminta  vendor-vendor besar seperti Huawei, Sony dan Nokia membangun manufakturnya di Indonesia, tidak hanya RIM saja. Tidak masalah bila 95 persen dikuasai asing, asalkan bisa mengembangkan Indonesia.

Sedangkan Muhammad Hawin, pakar hukum dari Universitas Gajah Mada berpendapat, “Aksi lempar Blackberry ini ya tidak masalah, asal tidak anarkis. Kalau lemparnya di jalan di depan kedutaan tidak masalah. Tapi kalau sampai kena gedung atau kacanya pecah itu bisa dihitung aksi anarkis.” (tyo)